Liputan6.com, Kolombo: Wilayah bagian timur Srilanka masih tegang dan dijaga ketat aparat keamanan menyusul terjadinya bentrokan selama dua hari terakhir. Seorang pejabat senior polisi setempat mengatakan hak cuti sebagian polisi yang bertugas di kawasan tersebut ditangguhkan akibat kejadian tersebut.
"Cuti yang diberikan kepada polisi di bagian timur telah dibatalkan dan keamanan di bagian timur akan kian diperketat mulai hari ini guna mencegah kerusuhan lebih lanjut," kata perwira senior polisi di Srilanka timur, Ravindra Waidyalankara, Minggu (14/8).
Menurut polisi setempat, sekumpulan orang telah menyerang para pejabat yang terlibat dalam sensus gajah di Pottuvil di bagian timur Srilanka, Kamis (11/8), karena khawatir mereka adalah lelaki berlemak di tubuh mereka yang juga dikenal sebagai "iblis lemak" yang berkeliaran untuk mengganggu perempuan.
Ketegangan terjadi berkaitan dengan serangan yang dilakukan pada malam hari oleh apa yang disebut sebagai "iblis lemak". Tiga orang telah tewas pada pekan kedua Agustus, sehingga kaum perempuan diharuskan tinggal di dalam rumah sementara kaum pria mempersenjatai diri mereka.
Iblis lemak adalah seorang pencuri yang cuma mengenakan pakaian dalam dan menutupi tubuhnya dengan lemak untuk membuat dirinya sulit ditangkap jika dikejar warga. Iblis lemak pun akhirnya menjadi momok bagi warga dan kaum wanita setempat.
Seseorang telah ditangkap berkaitan dengan insiden penyerangan terhadap petugas yang sedang melakukan sensus gajah. Sekelompok warga yang memprotes penangkapan tersebut, menyerang polisi yang mengakibatkan terjadinya bentrokan. Dalam insiden tersebut, seorang pemrotes tewas dan beberapa polisi luka-luka.
Sementara itu di Vallachenai yang juga berada di kawasan timur, polisi menangkap seseorang yang menyamar sebagai "iblis lemak". Penangkapan tersebut menimbulkan protes. Para pemrotes membakar ban di sepanjang jalan menuntut polisi segera mengumumkan sosok "iblis lemak". (ANT/Xinhua-OANA/Reuters/Vin)
"Cuti yang diberikan kepada polisi di bagian timur telah dibatalkan dan keamanan di bagian timur akan kian diperketat mulai hari ini guna mencegah kerusuhan lebih lanjut," kata perwira senior polisi di Srilanka timur, Ravindra Waidyalankara, Minggu (14/8).
Menurut polisi setempat, sekumpulan orang telah menyerang para pejabat yang terlibat dalam sensus gajah di Pottuvil di bagian timur Srilanka, Kamis (11/8), karena khawatir mereka adalah lelaki berlemak di tubuh mereka yang juga dikenal sebagai "iblis lemak" yang berkeliaran untuk mengganggu perempuan.
Ketegangan terjadi berkaitan dengan serangan yang dilakukan pada malam hari oleh apa yang disebut sebagai "iblis lemak". Tiga orang telah tewas pada pekan kedua Agustus, sehingga kaum perempuan diharuskan tinggal di dalam rumah sementara kaum pria mempersenjatai diri mereka.
Iblis lemak adalah seorang pencuri yang cuma mengenakan pakaian dalam dan menutupi tubuhnya dengan lemak untuk membuat dirinya sulit ditangkap jika dikejar warga. Iblis lemak pun akhirnya menjadi momok bagi warga dan kaum wanita setempat.
Seseorang telah ditangkap berkaitan dengan insiden penyerangan terhadap petugas yang sedang melakukan sensus gajah. Sekelompok warga yang memprotes penangkapan tersebut, menyerang polisi yang mengakibatkan terjadinya bentrokan. Dalam insiden tersebut, seorang pemrotes tewas dan beberapa polisi luka-luka.
Sementara itu di Vallachenai yang juga berada di kawasan timur, polisi menangkap seseorang yang menyamar sebagai "iblis lemak". Penangkapan tersebut menimbulkan protes. Para pemrotes membakar ban di sepanjang jalan menuntut polisi segera mengumumkan sosok "iblis lemak". (ANT/Xinhua-OANA/Reuters/Vin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar