Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
JAKARTA - Kediaman TKI di Arab Saudi mulai diteror dan dijarah. Alasannya, segelintir warga Arab geram melihat kecaman yang dilakukan rakyat Indonesia. Namun, hal itu sebenarnya bisa dicegah bila pemerintah Indonesia tidak lemah di hadapan Arab Saudi, sehingga tak terjadi konflik antarwarga.
“Itu karena negara yang lemah. Seandainya berada di garda depan hal itu bisa dicegah, misalnya SBY tegas maka semuanya bisa diminimalisir,” kata Direktur Migrant Care Anis Hidayah saat dihubungi okezone, Selasa (5/7/2011).
Dikatakan Anis, bila teror terhadap warga itu benar-benar terjadi maka yang harus dilakukan segera adalah upaya memproteksi warganya. Tapi Anis mengingatkan agar pemerintah juga harus berhati-hati dalam menerapkan kebijakan memproteksi.
Dia mencontohkan, bila pemerintah ingin melakukan langkah untuk menarik TKI dari Arab Saudi, tentunya harus melihat perkembangan. “Kalau memang merugikan, sebaiknya dipikirkan lagi untuk menarik TKI, yang jelas moratorium harus dilakukan kalau enam bulan Arab tak mau terbuka, maka sebaiknya pemerintah melakukan penyetopannya,” katanya.
Saat ini TKI mulai berhadap-hadapan dengan warga setempat dan tertekan di Arab Saudi. Terlebih mereka yang pergi dengan cara ilegal. Sebab, para TKI ilegal tidak bisa melaporkan hal tersebut kepada polisi karena khawatir akan balik disalahkan soal legalitas.
(lam)
JAKARTA - Kediaman TKI di Arab Saudi mulai diteror dan dijarah. Alasannya, segelintir warga Arab geram melihat kecaman yang dilakukan rakyat Indonesia. Namun, hal itu sebenarnya bisa dicegah bila pemerintah Indonesia tidak lemah di hadapan Arab Saudi, sehingga tak terjadi konflik antarwarga.
“Itu karena negara yang lemah. Seandainya berada di garda depan hal itu bisa dicegah, misalnya SBY tegas maka semuanya bisa diminimalisir,” kata Direktur Migrant Care Anis Hidayah saat dihubungi okezone, Selasa (5/7/2011).
Dikatakan Anis, bila teror terhadap warga itu benar-benar terjadi maka yang harus dilakukan segera adalah upaya memproteksi warganya. Tapi Anis mengingatkan agar pemerintah juga harus berhati-hati dalam menerapkan kebijakan memproteksi.
Dia mencontohkan, bila pemerintah ingin melakukan langkah untuk menarik TKI dari Arab Saudi, tentunya harus melihat perkembangan. “Kalau memang merugikan, sebaiknya dipikirkan lagi untuk menarik TKI, yang jelas moratorium harus dilakukan kalau enam bulan Arab tak mau terbuka, maka sebaiknya pemerintah melakukan penyetopannya,” katanya.
Saat ini TKI mulai berhadap-hadapan dengan warga setempat dan tertekan di Arab Saudi. Terlebih mereka yang pergi dengan cara ilegal. Sebab, para TKI ilegal tidak bisa melaporkan hal tersebut kepada polisi karena khawatir akan balik disalahkan soal legalitas.
(lam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar